CV. MENARA RIAU

PENERBIT CV. MENARA RIAU |PENDIRI|Sam Abednego Simbolon|PENASEHAT AHLI| M.T.Simbolon, Jhonny Hanny Tompunu,S.Th, M.Pd.K | PEMBINA | DR(HC).Sofyan,SR, DR(HC).Agen Simbolon | PIMPINAN UMUM |W.J.S | PIMPINAN PERUSAHAAN | Sam Abednego.S. | PIMPINAN REDAKSI | Sam Abednego Simbolon | REDPEL | | SEKRETARIS |Dewi.M.P| PENASEHAT HUKUM | IMMANUEL NDOEN,SH,MA,M.TH | STAF AHLI |Dantes.S.| LITBAG | Erwin.F.N | IT |Bromy Liong Sinaga, Harmen Suhaimi Harahap | DISIGN GRAFIS | H.S.Hrp, Willy Andreas Pasaribu | BIRO PEKANBARU | | BIRO BENGKALIS | Erwin F. Nababan (Kepala), R.L.Tampubolon, j.saragih, Ronal.S (Duri)| BIRO ROHIL | Supardi (Kepala)| BIRO ROHUL | | BIRO KAMPAR | | BIRO SIAK | | BIRO PELALAWAN | | BIRO INHIL |Supeno| BIRO INHU | |

Sabtu, 19 April 2014

FASILITAS KANTOR KELURAHAN P. PUDU DIJADIKAN TEMPAT TIDUR OLEH PENJAGA KANTOR



  • JAM ISTIRAHAT KANTOR DIMANFAATKAN PENJAGA KANTOR TIDUR DI ATAS MEJA. 
  • SALAH SEORANG PEGAWAI KANTOR KELURAHAN MELIHAT & CUEK ATAS KEJADIAN ITU.  


Mandau, Menara Riau  

     Kantor Pemerintahan seyogianya menjadi panutan bagi masyarakat. Selain orang-orang yang bekerja di dalamnya berpendidikan, mereka juga memiliki tata krama/etika yang baik. Walaupun demikian, tetap masih ada suatu kejadian yang kurang bak dan kurang pantas terjadi ditemukan di salah satu ruangan milik Pemerintah. Dan ruangan itu merupakan ruangan untuk public/umum.  

     Ruangan Sekretaris Kelurahan (SEKEL) sudah sering menjadi sasaran yang empuk untuk menghilangkan rasa lelah dari sang penjaga kantor. Dan hal itu sangat tidak etis dan tidak pantas dilihat oleh masyarakat. Sang penjaga kantor Kelurahan Pematang Pudu menjadikan fasilitas kantor (Meja SEKEL-red) untuk  ‘TEMPAT TIDUR’nya. Hal itu terjadi dan dilakukannya ketika waktu istirahat siang tiba.  

     Kelakuan sang penjaga kantor itu diketahui oleh salah satu pegawai kantor Kelurahan Pematang Pudu, JN. Akan tetapi JN tidak melarang sang penjaga malah membiarkannya tidur dengan lelap di atas meja sang Sekel sambil berlalu keluar ruangan untuk makan siang.  

     Seharusnya pihak Kelurahan tidak boleh membiarkan penjaga kantor berprilaku seperti itu di kantor yang diperuntukkan kepada khalayak umum, karena dapat merusak citra dari Kelurahan itu sendiri. Akan tetapi pemikiran seperti itu tidak ada dalam JN. Kemungkinan JN telah terbiasa dengan pemandangan seperti itu di kantor Kelurahan Pematang Pudu.  

     Diminta kepada Lurah dan camat Mandau untuk segera menegur pegawai dan non pegawai (Penjaga kantor) yang berprilaku tidak pantas di ranah umum dan bangunan pemerintah, karena akan berakibat fatal terhadap stabilitas kinerja yang ada dan membawa citra buruk terhadap semua perangkat Kelurahan.        *001. 

SAMPAH MASIH TETAP BERSERAKAN DIBEBERAPA TITIK DI KOTA DURI KECAMATAN MANDAU


  • MASIH  TETAP MANJADI POLEMIK YANG TAK TERSELESAIKAN DI MANDAU.  
  • BAU BUSUK SAMPAH YANG BERSERAKAN DISEKITAR TONG SAMPAH GANGGU PERNAFASAN WARGA. 
  • PETUGAS KEBERSIHAN MASIH LAMBAN DALAM MENJALANKAN TUGAS. 
  • SAMPAH MASIH BERTUMPUK-TUMPUK DI ATAS TROTOAR PASAR DURI AKIBAT TIDAK ADANYA TONG SAMPAH.  


Mandau, Menara Riau    

     Sampah memang tidak bisa diberantas hanya dengan omongan dan tulisan-tulisan yang tertampang di sudut-sudut kota. Akan tetapi polemic sampah yang ada di kota Duri Kecamatan Mandau ini butuh perhatian dan solusi dari pihak Instansi terkait dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan solusi itu pun bukan hanya wacana saja tapi dituntut action dari pihak Dinas Pasar itu sendiri untuk turun ke lapangan dan mengangkat sampah-sampah yang selalu berserakan di trotoar maupun di jalan.  

     Dengan kepadatan penduduk Kota Duri saat ini sudah jelas banyak menghasilkan yang namanya sampah. Namun hal itu dapat diatasi apabila dari pihak Dinas Pasar & Kebersihan melakukan sosialisasi secara terus menerus terhadap masyarakat dan membuat/meletakkan tong-tong sampah di tempat-tempat yang rawan dengan pembuangan sampah.  

     Akan tetapi hingga saat ini pihak Dinas/UPTD Pasar & Kebersihan Kec.Mandau tidak ada memperhatikan perihal tong-tong sampah tersebut, akibatnya sampah berserakan dimana-mana. Dan yang parahnya lagi, sampah-sampah itu telah mengeluarkan aroma tak sedap yang sangat mengganggu aktifitas masyarakat disekitar tumpukan sampah. Dan tak sedikit dari masyarakat yang kecewa dengan kinerja dari pihak Dinas/UPTD Pasar & Kebersihan Kec.Mandau.  

     Salah satu contoh sampah yang selalu berserakan di depan Sekolah Hubul Watan Duri. Tong Sampah yang disediakan oleh pihak Dinas Pasar untuk daerah itu selalu diprotes oleh warga setempat karena selalu mengeluarkan bau tak sedap dari dalamnya. Pasalnya, tong sampah tersebut selalu lupa untuk diangkat dan dibuang sampahnya oleh petugas sampah/kebersihan. Akibat dari kelalaian petugas kebersihan, sampah yang tadinya di dalam akhirnya keluar dari tong akibat kepenuhan/membludaknya sampah warga.  

     Begitu juga dengan tong sampah yang diletakkan di seputaran jalan wonosobo bernasib serupa. Keadaan tong sampah yang selalu membludak itu selalu menyisakan aroma bau busuk bagi warga setempat maupun bagi masyarakat yang sedang melintas dengan kendaraannya di depan tumpukan sampah tersebut. “Kami yang selalu merasakan betapa busuknya aroma yang dikeluarkan tong sampah itu. Dan Kami juga sudah mulai merasa sesak akibat selalu menghirup udara yang keluar dari tong sampah itu”, ujar beberapa warga ketika ditanya awak media, selasa (15/04).  

     “Dimana para Petugas kebersihan kota Duri Kecamatan Mandau berada sehingga kejadian seperti itu bisa terjadi??? Dimana rimba Anggaran untuk pembuatan tong-tong sampah itu??? Siapa yang harus bertanggung jawab atas berserakannya sampah-sampah tersebut???       *001.  

TANGKI BERLOGO PERTAMINA ANGKUT BBM JENIS SOLAR DISINYALIR ILEGAL DARI PEKANBARU



  •  PENGAKUAN SUPIR PEMILIK MOBIL DAN BBM OKNUM APARAT KEPOLISIAN DI POLRESTA P.BARU (ISM) & BRIMOB POLDA RIAU (ADR). 
  • SUPIR NGAKUI BBM DARI PERTAMINA TETAPI DOKUMEN RESMI DARI PERTAMINA TIDAK ADA/TIDAK DIBAWA SERTA PADA SAAT PENDISTRIBUSIAN. 
  • DIMINTA KEPADA PIHAK PERTAMINA & POLDA RIAU AGAR SEGERA MENYELIDIKI, MENINDAK & MEMBERIKAN SANGSI TEGAS DAN BERAT KEPADA PIHAK YANG MELAKUKAN PELANGGARAN PERATURAN MIGAS.

Mandau, Menara Riau  

     Disetiap harinya armada/ mobil truk tangki yang berlogo & bertuliskan Pertamina melintas di daerah Duri, baik itu dari Pekanbaru, Dumai bahkan dari Belawan - Sumatera Utara. Armada Pertamina itu mengangkut BBM jenis Solar & Jenis Minyak tanah. Sedangkan pendistribusiannya beragam, mulai dari perseorangan maupun perusahaan.  

    

Armada Pertamina itu disinyalir dimanfaatkan sebagian oknum untuk membawa BBM yang disinyalir Ilegal dari Pekanbaru. Karena banyak dari armada yang bertuliskan Pertamina tersebut tidak membawa dokumen Resmi/ DO atau surat jalan dari pihak Pertamina ketika mendistribusikan BBM yang dibawanya itu. Dan hal itu sudah berlangsung lama, hingga saat ini.  

     Salah satu armada tangki Pertamina dengan nopol BM 8346 TM yang dua (2) hari sekali turun ke Kota Duri untuk membagi BBM sesuai permintaan pelanggan. Dan hal itu merupakan pengakuan sang Supir Fadillah dan Andi ketika ditanyakan beberapa awak media beberapa waktu lalu. Dan sang supir juga mengatakan bahwa mobil beserta BBM yang diangkut/dibawanya dalam truk berwarna biru & bertuliskan Pertamina itu milik seorang aparat Kepolisian di POLRESTA PEKANBARU Bernama ISMA dan menjabat sebagai salah satu Kanit disana.  

     Ketika awak media bertanya dari mana asalnya BBM yang dibawanya itu, sang Supir mengatakan, “Minyak berasal atau kami ambil dari jalan Duku – Pekanbaru dan untuk pembuangannya ke berbagai tempat sesuai orderan pelanggan. Dan BBM yang kami bawa tadi diantar kearah Duri 13 sana”, ucap sang Supir kepada media saat itu.  

     “Pelanggan Bo situ banyak dari pihak Perusahaan yang ada di Duri dan sekitarnya, tetapi ada juga dari pihak dan jenis usaha yang lainnya pesan Minyak kepada Bo situ. Kami hanya supir, dan kami hanya mengantarkan sesuai apa yang diperintahkan oleh Bos”, tambah sang supir.  

     Dari keterangan yang diberikan sang supir kepada media kala itu banyak menyimpan kejanggalan, diantaranya ialah keabsahan/ kebenaran dari kepemilikan armada tangki dan BBM, dokumen BBM dan atas nama yang tertera di dalam surat-surat kendaraan. Di dalam STNK yang ditunjukkan sang supir kepada beberapa media saat itu (Sekitar Bulan Februari-red) atas nama PT.SURYA SATRIA SENTOSA (S3). Akan tetapi mobil yang dipakai membawa BBM jenis Solar dari Pekanbaru itu masih tetap berlogo & bertuliskan PERTAMINA.  

     Ketika awak media konfirmasi ke pihak Pertamina, Fsl mengatakan, “Pihak Pertamina tidak memiliki armada sendiri, tetapi Pihak Pertamina melakukan kerja sama & menyerahkannya kepada pihak ke tiga, yaitu Pihak Perusahaan-perusahaan yang dibawah keagenan ELNUSA. Walaupun demikian, setiap Perusahaan yang sudah menjadi agen dari pihak Elnusa /Pertamina, apabila mengangkut/membawa BBM dari Pekanbaru atau Dumai wajib memiliki dan membawa Surat Jalan Resmi (DO) dari Pertamina. Karena Pihak Pertamina hanya memberikan surat jalan tersebut”, ujar Fsl kepada media.  

     Dari pernyataan yang dilontarkan pihak Pertamina Fsl diatas berarti sudah banyak BBM milik Pertamina yang tidak jelas dokumennya serta tidak jelas administrasinya. Dengan arti kata banyak BBM milik Negara ‘dimainkan’ oleh Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab & hanya ingin memperkaya diri pribadi saja.  

     “Kemana pihak Pertamina bidang Pengawasan Pendistribusian BBM sehingga kejadian seperti ini bisa terjadi??? Apakah sudah tidak ada lagi yang dapat bekerja dengan baik sesuai dengan aturan yang ada di Negara RI ini???       *001.   

PERAMPOK BERHASIL BAWA KABUR TAS SALES PT.WPY CABANG DURI



  •  KORBAN TERJATUH & TERSERET DIASPAL SERTA DITODONG PISTOL OLEH PELAKU PERAMPOKAN. 
  • DIDUGA KORBAN TELAH DIUNTIT SEBELUMNYA OLEH KEDUA PELAKU. 
  • SALAH SEORANG PELAKU TERTANGKAP & SATUNYA LAGI BERHASIL KABUR DARI KEJARAN MASSA.  


Duri, Menara Riau      

     Bertambah satu lagi deretan kejadian Perampokan di wilayah hukum Polsek Mandau, pada Kamis (10/04) sekitar pukul 17:30 wib. Kejadian itu terjadi menjelang hari mau gelap diseputaran jalan Sudirman Duri. Dan kejadian tersebut tentu saja sontak membuat warga sekitar berkerumun di Tempat Kejadian Perkara (TKP).  

    

Kejadian/ Aksi Perampokan yang diketahui dilakukan oleh warga Simp.Babussalam Duri Kecamatan Mandau itu termasuk sangat berani. Pasalnya, kedua Perampok itu melakukan aksinya diwilayah yang ramai masyarakatnya, yaitu di Jalan Jend.Sudirman, tepatnya di depan Toko Sukajadi, salah satu Ruko yang tidak jauh dari Kantor Kecamatan Mandau. Bukan hanya itu saja, disekitar itu ada juga jalan Karanganyer 1 yang mana jalan tersebut tidak pernah sunyi dilalui kendaraan bermotor serta masyarakat yang melintas/ lalu lalang dari jalan tersebut.  

     Pelaku dalam melakukan aksinya dengan memakai sepeda motor  merk Yamaha Jupiter Z (Masih Baru & Tanpa Plat Nopol-red). Ada dugaan keras, bahwa telah diketahui dan telah diincar sebelumnya oleh pelaku, sang mangsanya sedang membawa sebuah tas yang berisikan uang hasil kutipan dari para pelanggan perusahaannya. 
     Kejadian berawal saat korban Zultandi (24) warga tanah putih Kab.Rokan Hilir (Rohil) itu sedang menawarkan barang dagangannya ke salah satu kiosphone yang ada di depan toko Sukajadi. Zul tidak ada sedikitpun menaruh curiga ketika sebuah sepeda motor berhenti di depan kiosphone tersebut, namun firasat hati Zul ternyata berbeda dengan kenyataan.  

Selang beberapa detik saja, salah seorang turun dari sepeda motor Jupiter Z itu dan langsung merampas & menarik sekuatnya tas milik Zul serta membawa kabur tas yang berisikan uang sebesar Rp.22.200.000,-  milik PT. Wahana Putra Yuda (WPY) Cabang Duri.  

     Keterangan yang dihimpun awak media di TKP dari warga setempat menyatakan bahwa pelaku sangat cepat dan cekatan dalam melakukan aksinya. “Kayaknya korban sudah diincar dan diikuti oleh kedua pelaku perampokan itu”, ucap Anto Warga setempat kepada media.  

     Informasi lain yang di dapat awak media ini perihal kejadian perampokan di Petang hari tersebut berasal dari rekan kerja Zul yang tiba di TKP setelah aksi itu terjadi mengatakan, “Kemungkinan besar rekan saya, Zul itu telah diuntit sebelumnya oleh pelaku. Ketika tiba di Kiosphone depan Toko Sukajadi ini barulah perampok tersebut melaksanakan niat jahatnya. Saat itu Zul sedang menawarkan barang dagangannya berupa kartu Hanphone dan lainnya, dan Zul juga sedang membawa sebuah tas yang berisikan uang hasil kutipan/setoran dari para pelanggannya satu hari ini (Kamis, 10/04)”, ujar rekan Zul yang tidak mau dipublikasikan namanya.  

     Keterangan senada/serupa disampaikan oleh mas Karjo yang berjualan gorengan tepat disamping toko Sukajadi dan Jalan Karanganyer 1. “Saya melihat kedua orang itu berhenti di depan kiosphone, dan tak berapa lama salah seorang turun dari sepeda motor dan langsung menarik tas Sales Zul dan kabur kearah jalan Karanganyer 1. Untuk mempertahankan tas miliknya yang dibawa kabur perampok, Sales Zul sampai jatuh dan terseret di aspal sekitar 500 meter. Karena saat itu, korban sempat memegang/ menarik kerah baju salah seorang pelaku perampokan (Yang diboncengan-red) sampai akhirnya korban bergantung di bagian belakang sepeda motor yang terus melaju”, ucap Karjo.  

     Dan menurut AD saksi mata lain yang melihat kejadian saat itu menuturkan, “Si korban sepertinya tidak mau membiarkan begitu saja kawanan perampok itu membawa kabur tas miliknya & uang hasil setoran para pelanggannya itu. Walaupun jalan Karanganyer 1 merupakan jalan turunan dan korban sudah sampai terseret sebegitu jauhnya di Aspal, namun korban tetap kuat & gigih mempertahankan apa yang menjadi miliknya. Apalagi ketika yang berada di boncengan sepeda motor Jupiter Z itu memegang dan mengacungkan Pistol kearah korban. Akan tetapi  korban mengacuhkan acungan Pistol tersebut, kemungkinan mengetahui bahwa Pistol yang dipegang itu adalah Pistol mainan”, tukas AD kepada media.  

     Ketika berada di jalan Karanganyer 1 korban sempat berteriak maling….maling…, sehingga membuat warga setempat melihat dan mendatangi arah suara tersebut. Dan pada saat sepeda motor pelaku melewati jalan yang ada tanggulnya, korban yang tadinya terseret dapat meraih spion motor pelaku dan akhirnya pelaku perampokan serta sepeda motornya pun terjatuh. Pada saat itulah warga setempat mendatangi dan mengejar kedua pelaku perampokan tersebut”, tambah AD.  

     “Salah seorang pelaku berhasil kabur dari kejaran massa melalui jalan Mawar dan belum diketahui lagi dimana rimbanya saat ini. Dan seorang pelaku lagi tertangkap dan langsung di hajar sampai babak belur oleh massa yang telah berkerumun di jalan itu. Beruntung pelaku cepat dibawa kearah jalan Jend.Sudirman, kalau tidak, kemungkinan besar pelaku bisa mati di massakan warga yang sudah sangat emosi saat itu”, lanjutnya. 

     Setibanya di jalan Jend.Sudirman, keberuntungan masih berpihak kembali bagi pelaku, pasalnya pihak Kepolisian dari unit Buser Polsek Mandau telah tiba di TKP dan langsung mengamankan pelaku yang sudah bersimbah darah itu ke dalam  bagian belakang mobil Innova warna biru. Setelah itu si pelaku langsung di gelandang ke Mapolsek Mandau untuk dilakukan dan mendapatkan proses hukumnya.       *001.