CV. MENARA RIAU

PENERBIT CV. MENARA RIAU |PENDIRI|Sam Abednego Simbolon|PENASEHAT AHLI| M.T.Simbolon, Jhonny Hanny Tompunu,S.Th, M.Pd.K | PEMBINA | DR(HC).Sofyan,SR, DR(HC).Agen Simbolon | PIMPINAN UMUM |W.J.S | PIMPINAN PERUSAHAAN | Sam Abednego.S. | PIMPINAN REDAKSI | Sam Abednego Simbolon | REDPEL | | SEKRETARIS |Dewi.M.P| PENASEHAT HUKUM | IMMANUEL NDOEN,SH,MA,M.TH | STAF AHLI |Dantes.S.| LITBAG | Erwin.F.N | IT |Bromy Liong Sinaga, Harmen Suhaimi Harahap | DISIGN GRAFIS | H.S.Hrp, Willy Andreas Pasaribu | BIRO PEKANBARU | | BIRO BENGKALIS | Erwin F. Nababan (Kepala), R.L.Tampubolon, j.saragih, Ronal.S (Duri)| BIRO ROHIL | Supardi (Kepala)| BIRO ROHUL | | BIRO KAMPAR | | BIRO SIAK | | BIRO PELALAWAN | | BIRO INHIL |Supeno| BIRO INHU | |

Sabtu, 23 Agustus 2014

SISWA BARU SMA N 5 PINGGIR DIBANDROL 2 JUTA LEBIH



  • KETUA DPD LSM GAPURA (GERAKAN PEDULI RAKYAT) AKAN SURATI DINAS PENDIDIKAN KAB. BENGKALIS PERIHAL PUNGLI DI SMAN 5 PINGGIR.
  • PUNGUTAN RP.600.000,-/SISWA JELAS BERTENTANGAN DENGAN UU NO.20 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL. 


Pinggir, Menara Riau    

     Untuk mendapatkan ilmu pendidikan memang bukan hal yang gampang dan bukan juga suatu hal yang gratisan. Kalau ada pepatah orang tua mengatakan bahwa “ILMU ITU MAHAL”, maka hal itu lah yang terjadi dan dirasakan saat ini. Akan tetapi, ‘kemahalan’ dari ilmu pendidikan itu bukanlah dari cara usaha setiap calaon anak didik dalam mendapatkannya, melainkan ‘Mahalnya’ ilmu pendidikan itu karena diperjualbelikan. 

     Hal itu terbukti di tiap tahunnya pada saat akan pendaftaran penerimaan siswa didik baru. Untuk masuk ke suatu sekolah saja sangat mahal, bahkan banyak masyarakat yang tidak mampu untuk membayar tarif yang ditentukan oleh pihak sekolah. Setiap orang tua calon siswa baru yang akan mendaftarkan anaknya di sekolah yang diinginkannya, haruslah merogoh kantong dengan harga Jutaan Rupiah. Bukan hanya itu, bahkan ada juga beberapa sekolah melakukan tindakan PUNGLI terhadap calon siswa didik baru tersebut.  

     Adanya pungli di musim penerimaan siswa baru(PSB) sepertinya sudah menjadi suatu kebiasaan/ tradisi tiap Tahunnya bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab di berbagai daerah di Republik Indonesia. Dan tentunya hal tersebut bertolak belakang dengan Undang-Undang No.20 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Sisdiknas ).

     Seperti yang terpantau di kegiatan PSB SMA N 05 Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Para siswa/i nya yang baru saja mendaftar dikenakan pungutan biaya uang pembangunan sebesar Rp.600.000,-.

     Hal tersebut membuat Ketua DPD LSM GAPURA ( Gerakan Peduli Rakyat ) Kabupaten Bengkalis, Sudarno,ketika ditemui di kediamannya (27/6), gerah serta angkat bicara. " Jelas pengutipan uang tersebut sangat memberatkan para orang tua siswa. Ditambah lagi mendekati bulan suci Ramadhan saat ini. Segera dalam waktu dekat ini kita kan menyurati pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis perihal pengutipan uang pembangunan tersebut”, tegas Sudarno.

     Tegasnya kemudian, “Kabupaten Bengkalis ini kan merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki APBD terbesar di Indonesia, jadi kenapa hanya untuk membangun bak penampungan air saja harus dikutip dari para orang tua siswa???. Dan informasi dari lapangan saya dapat, pengutipan tersebut sudah merupakan hasil musyawarah komite sekolah dengan para orang tua siswa. Kapan pihak sekolah, komite, melaksanakan musyawarah dengan para orang tua yang baru saja mendaftarkan anaknya kesekolah tersebut???.  

     Lanjutnya kemudian, saya berharap pihak kedinasan pendidikan Kabupaten Bengkalis segera secepatnya melakukan pemeriksaan terhadap SMA N 05 Pinggir perihal pengutipan uang bangunan tersebut, yang jelas-jelas sangat membebani para orang tua siswa. Jangan ada lagi generasi bangsa kita yang putus sekolah hanya gara-gara biaya, khususnya di Kabupaten Bengkalis ini, ungkap Sudarno.      
001-

Bupati Bengkalis Disambut Dingin Warga Tasik Serai



  • Warga Tasik Serai Masih Kesal Dengan Pernyataan Bupati Bengkalis. 
  • Bukti Kekesalan, Warga Robek/koyak Selebaran Yang di Bagi-bagikan oleh Tim Rombongan Bupati. 
  • Pernyataan Bupati Seakan Tidak Menganggap DPT Yang Berjumlah 7.500 Orang Di Desa Tasik Serai.  


Pinggir, Menara Riau 
     Rombongan Safari Ramadhan Bupati Bengkalis ke Desa Tasik Serai, Pinggir, Senin (7/7), disambut dingin oleh warga Desa Tasik Serai. Hanya beberapa warga saja yang tampak menghadiri kunjungan safari Ramadhan orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis. 

     Hasil data yang dihimpun awak Media di lapangan, hal tersebut dikarenakan warga Desa Tasik Serai sangat kecewa dan kesal terhadap pemerintah Kabupaten Bengkalis, trelebih lagi pasca ditetapkannya Kades Tasik Serai, Umar, sebagai tersangka kasus pengadaan surat tanah dilahan cagar biosfer beberapa waktu lalu. 

     Kekesalan warga semakin bertambah oleh karena tidak adanya upaya bantuan hukum sekecil apa pun yang diberikan oleh pihak pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap Kades Tasik Serai tersebut hingga saat ini. Dan kasus pun masih terus bergulir.  

     Seperti yang dilontarkan oleh salah satu tokoh masyarakat DesaTasik Serai , M Nainggolan, "ungkapan Bupati yang menyatakan surat lahan yang ada di Desa ini aspal (asli tapi palsu), dan pernyataan Bupati yang mengatakan Desa Tasik Serai masih hutan, jelas pernyataan-pernyataan yang dilontarkan seorang pemimpin kepada warganya sangatlah menyakiti serta melukai perasaan warganya. Padahal desa ini sudah puluhan tahun berdiri menjadi Desa. Apa arti dari DPT (daftar pemilih tetap) yang berjumlah 7500 lebih???, tegas M.Nainggolan kepada awak media,(7/7).

     Ketika usai acara, dan rombongan Bupati Bengkalis meninggalkan Desa Tasik Serai menuju Desa Serai Wangi, rasa kekesalan warga tersebut di tuangkan dengan  melakukan aksi mengoyak ngoyakan selebaran kertas yang dibagikan oleh tim rombongan Bupati, serta menyerakannya ketengah jalan.    *001-

Pemkab Bengkalis Gelar Pasar Murah di Bantan


  • Bupati Herliyan Saleh menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu Diawal Acara Pasar Murah.
  • Sekitar 10 Ribu warga/ RTM Dari 14 Ribu RTM Telah Mendapatkan Layanan Sembako Murah. 
  • Warga Hanya rogoh Rp.50.000,- Untuk Beras 10 kg, 2 Liter Minyak Goreng dan 3 Kg Gula Putih. 

Bengkalis, Menara Riau   

     Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1435 H, Pemkab Bengkalis menggelar Pasar Murah di Kantor Camat Bantan. Pasar Murah yang merupakan program Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis dibuka resmi Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh, Rabu (16/7/2014) sore.

     Pembukaan Pasar Murah diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada sejumlah kepala keluarga (KK) ekonomi lemah atau Rumah Tangga Miskin (RTM). Penyerahan dilaksanakan dihalaman kantor Camat Bantan dan diserahkan langsung Bupati Herliyan Saleh didampingi Kadisperindag Bengkalis H. Ismail, MP dan Camat Bantan Nazly.

     Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dalam sambutannya mengatakan, untuk penyaluran Pasar Murah ini diharapkan tepat sasaran, karena sesuai dengan kelompok RTM yang sudah terdaftar. Kendati, Pemkab belum mampu mengakomodir secara keseluruhan, dan hanya mampu sekitar kurang dari 10 ribu jiwa, sementara sesuai data itu ada sekitar 14 ribu jiwa yang berhak mendapatkannya.

     ''Kelompok RTM yang ada di Kabupaten Bengkalis itu ada sekitar 14 ribu jiwa. Kita akui, Pemkab memiliki kemampuan yang terbatas, dan baru bisa memenuhi sekitar kurang lebih 10 ribu jiwa. Diharapkan, kedepannya seluruh masyarakat RTM dapat menerima bantuan subsidi kebutuhan pokok ini,'' papar Bupati.

     Turut diserahkan juga bantuan kebutuhan pokok untuk masyarakat miskin yang berasal dari TP-PKK Kabupaten Bengkalis. Penyerahan juga dilaksanakan secara bersamaan hari itu juga.

     Sementara Kepala Disperindag Bengkalis H. Ismail MP dalam laporannya mengatakan, “untuk Pasar Murah Ramadhan, komoditi yang diberikan kepada masyarakat berupa 10 Kg beras, 2 liter minyak goreng, 3 Kg gula pasir, dengan harga pasar Rp178 ribu, namun masyarakat hanya membeli  dengan harga 50 ribu saja, sedangkan sisanya sebesar Rp 128 ribu ditanggung Pemkab Bengkalis.

     Sedangkan pemberian paket sembako gratis, sambung Ismail. Khusus di Kabupaten Bengkalis Tahun ini didistribusikan sebanyak 3.255 paket dan untuk Kecamatan Bantan dialokasikan 483 paket terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir dan sirup.

     ''Bantuan TP-PKK ini merupakan program tahun kedua, karena tahun lalu juga sudah melaksanakannya disejumlah Kecamatan. Saya berharap nantinya, bagi masyarakat yang berhak menerimanya untuk tetap menjaga ketertiban,'' katanya.
       *001.